Peluang Metaverse untuk Mengembangkan Brand Sendiri

Ada banyak peluang metaverse salah satunya untuk mengembangkan brand Anda sendiri. Cara mengembangkan bisnis menggunakan teknologi masa depan. Metaverse memungkinkan seorang individu maupun kelompok berinteraksi di dunia virtual secara realtime. Menjadi salah satu teknologi yang tampaknya memiliki angin segar di kemudian hari.

Meski begitu, di masa sekarang metaverse belum sepenuhnya sukses. Sebagaimana bitcoin pada tahun 2010-2011 yang dianggap remeh bahkan ditukar dengan voucher game. Melihat dari perkembangan perusahaan Meta, yang semula bernama Facebook, metaverse mempunyai kecenderungan populer dan berhasil.

Salah satu fungsinya, selain sebagai sarana hiburan, peluang metaverse mampu menjelma sebagai bagian yang kompleks dari integral electronic commerce (e-commerce). Misalnya, Anda akan memperoleh pengalaman belanja luar biasa yang belum ada tandingannya. Sebab model dunia virtual semacam ini memang belum ada saingan yang independen.

Peluang Metaverse untuk Mengembangkan Brand Sendiri

Menilik Peluang Metaverse di Masa Mendatang

Dengan basis pembangunan media sosial, serta mengusung konsep dunia virtual, membuat metaverse bisa merangkum lebih banyak fungsi. Jika di media sosial seorang pengguna bisa melakukan komunikasi, jual beli, bahkan membuat grup. Fungsi dasar semacam itu bisa juga terealisasi ke dalam metaverse, bahkan jauh lebih hebat dari apa yang kini Anda bayangkan. Misalnya, Anda dapat melakukan meeting secara realtime dengan ruangan khusus.

Menurut Mark Zuckerberg, CEO Meta Inc, proyeknya kini lebih fokus pada pembangunan peluang metaverse dengan manfaat yang jauh lebih luas sekadar media sosial. Bahkan di berbagai belahan dunia, tren metaverse sudah menjamur dan banyak reviewer yang tertarik.

Salah satu reviewer Indonesia yang mencoba masuk ke dunia metaverse menggunakan alat yang disebut sebagai Oculus Quest 2 Facebook.

Melihat sekilas, tentu saja permainan di dalam metaverse jauh lebih menarik untuk kita jelajahi. Di samping itu pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lain yang sama-sama masuk ke dunia virtual. Konsep dunia virtual sudah lama diadaptasi oleh film maupun anime, salah satunya Sword Art Online (SAO) yang sudah populer.

Manfaat adanya peluang metaverse ini, memungkinkan pengguna memperkenalkan brand mereka sendiri. Lebih jauh lagi, mereka dapat menyewa/membeli tempat/lokasi di dalam dunia virtual seperti ruko mall. Kemudian memajang produk secara langsung untuk diakses atau dibeli oleh pengguna lainnya.

Maka dari itulah, metaverse punya peluang memberikan manfaat tidak hanya dalam sektor ekonomi saja. Melainkan juga seni, properti, bahkan sosial. Misalnya adalah metaverse sebagai sarana bisnis konvensional untuk masuk ke dalam dunia digital yang lebih luas.

Bagaimana Memanfaatkan Peluang Metaverse untuk Mengembangkan Brand?

Hingga saat ini, perjalanan kemajuan teknologi metaverse terus berlanjut. Meta mengembangkan produknya ke ranah digital yang lain seperti Non Fungible Token (NFT), augmented reality, virtual reality, game online, hingga e-commerce. Lantas bagaimana cara memanfaatkan peluang ini?

1. Penjualan Barang Basis Virtual

Jual beli barang digital seperti voucher game online melalui marketplace maupun platform resminya tampaknya sudah biasa. Lantas bagaimana menjual barang digital di metaverse? Atau bagaimana menjual barang nyata (offline) di metaverse?

Keduanya bisa Anda lakukan sekaligus. Ketika menjual barang digital, tentu tidak membutuhkan pengiriman dan biaya produksi yang lain. Sehingga penjual bisa mengirim barang secara langsung, serta pembeli bisa menerima barang saat itu juga.

Sedangkan kalau menjual barang online, pakaian misalnya, maka tetap membutuhkan pengiriman. Tren metaverse yang diprediksi akan terus meningkat sebagai salah satu teknologi masa depan, membuat penggunanya terus bertambah. Sehingga metaverse bisa menjadi tempat promosi untuk menjual produk terbaik Anda.

Sebagaimana yang sudah kami sampaikan, bahwa salah satu fungsi metaverse dalam hal ekonomi dan bisnis adalah sebagai e-commerce. Oleh karenanya, jual beli sampai mengembangkan brand untuk menjangkau lebih banyak pengguna menjadi lebih mudah.

2. Non Fungible Token sebagai Bukti Kepemilikan

Non Fungible Token (NFT) adalah produk inovasi blockchain yang memberikan pemiliknya aset digital untuk membuktikan kepemilikan atas sesuatu. Baik itu barang maupun produk yang lain, bahkan sektor seni.

Di masa sekarang, sudah banyak brand yang punya NFT sendiri. Contohnya Gucci, Louis Vuitton, Jimmy Choo, RTFKT, Ferrari, Adidas, hingga Dolce & Gabbana.

3. Membangun Komunitas dalam Metaverse

Cara membangun komunitas di metaverse tidak bisa langsung jadi. Sebagaimana pada grup Facebook, komunitas metaverse menjadi tempat yang luar biasa untuk berbagi informasi atau melakukan transaksi sebagaimana fungsi e-commerce.

Melihat berbagai macam peluang teknologi di dalam metaverse, tentu membuat kita tertarik untuk mencoba masuk ke dalamnya. Persiapan sangat penting, sepenting memahami setiap fitur serta potensi yang ada di dalamnya. Demikian beberapa peluang metaverse sebagai salah satu produk teknologi masa depan.

Posting Komentar